Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Memelihara Perkembangan Otak | Maksimalkan Potensi Bayi Anda


Telah banyak dilakukan penelitian perihal perkembangan otak dalam beberapa tahun terakhir, dari hasil tersebut menetapkan pentingnya stimulasi dan pengaruhnya terhadap otak yang berkembang, terutama selama tiga tahun pertama kehidupan.

Sejak waktu lahir, bayi memiliki 100 miliar sel otak yang disebut neuron yang perlu 'terhubung' satu sama lain. Gen bertanggung jawab untuk membentuk neuron dan koneksi umum di berbagai wilayah otak; tetapi pengalaman dari lingkunganlah yang bertanggung jawab untuk membangun koneksi antar neuron. Jaringan koneksi memengaruhi kapasitas intelektual, memori, penyelesaian masalah, dan bahasa.

Jenis perawatan yang diterima seorang anak memainkan peran besar dalam cara otak memilih untuk menghubungkan dirinya sendiri. Karena penelitian telah menetapkan pentingnya lingkungan bagi perkembangan otak, berikut adalah beberapa cara untuk memaksimalkan potensi anak Anda, terutama pada usia 1-5 tahun.

Berikan lingkungan pengasuhan dan aman untuk anak Anda, sentuhan adalah sumber keamanan fundamental dan penting bagi seorang anak. Ketika kulit disentuh, sinyal dikirim ke otak untuk tumbuh dan membuat koneksi. Bayi dan anak kecil merasakan cinta Anda melalui sentuhan lembut yang diberikan, serta respons positif yang konsisten untuk kebutuhan makanan dan kenyamanannya.

Pengalaman buruk seperti perawatan yang tidak peka telah ditemukan memiliki efek yang lebih menghancurkan pada perkembangan otak, ketika anak-anak stres, hormon yang disebut kortisol dilepaskan di otak. Hormon 'stres' ini memperlambat jumlah koneksi di otak dan memengaruhi wilayah otak yang mengatur respons emosional dan keterikatan menjadi lebih kecil dari biasanya.

Kurangi stres bayi Anda dengan membuat dunianya aman dan dapat terkendali. Hapus semua ancaman fisik dengan menyediakan lingkungan bermain yang aman, tanggapi kebutuhannya dan ciptakan rutinitas harian yang dapat diprediksi.

Berikan pengalaman membangun otak yang memperkaya. Anak-anak kecil belajar dengan melakukan kegiatan dan menggunakan 5 indera mereka - menyentuh, merasakan, mencium, melihat, berbicara dan mendengarkan.

Perkenalkan anak Anda pada hal-hal baru untuk membantu perkembangan otak, amati anak Anda saat bermain.
Bagaimana dia bermain?
Apakah Anda memperhatikan bahwa dia harus memegang dan memanipulasi mainan?
Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa ia selalu meletakkan sesuatu ke dalam mulutnya ketika ia masih bayi dan bagaimana ia harus menyentuh sesuatu?

Nah, inilah cara anak Anda belajar tentang dunia - melalui lima (5) indranya! Oleh karena itu, berbagai pengalaman langsung akan mengembangkan berbagai area otak. Biarkan dia mengacau (selama dia aman), untuk menyentuh, merasakan, mencium, melihat dan mendengarkan menggunakan bahan yang berbeda.

Berikan peluang untuk pemecahan masalah, gunakan memori dan pemikiran kritis. Sebagai orang tua, kita cenderung melakukan hal-hal untuk anak kita karena dia masih muda dan memiliki kemampuan yang terbatas. Namun, memberikan peluang yang sesuai dan menantang akan bermanfaat bagi keterampilan berpikir anak Anda.

Biarkan anak Anda untuk memecahkan masalah sederhana seperti meraih mainan di bawah meja, memilih pakaian untuk suatu kesempatan, atau sesederhana mainan apa yang ingin ia mainkan. Tentu saja, bimbingan Anda perlu.

Tingkatkan keterampilan berpikir anak Anda dengan mengajukan pertanyaan, alih-alih memberikan jawabannya. Berikan banyak peluang dan waktu untuk anak latihan agar bisa menjawabnya. Anak-anak belajar melalui pengulangan, pernahkah Anda memperhatikan bagaimana anak-anak akan menanyakan hal yang sama berulang kali? Misalnya, anak Anda berulang kali meminta buku tertentu untuk dibaca atau memainkan permainan yang sama dengan mainan berulang kali.

Ini mungkin membosankan dan melelahkan bagi Anda tetapi ini bukan untuk anak Anda - otaknya menginternalisasi pengalaman dan pada saat yang sama membangun koneksi di otaknya. Perdengarkan dengan berbagai bentuk nada, serta belajar bersama anak Anda.

Ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa pengalaman dengan bentuk suara/nada pada usia dini dapat meningkatkan kemampuan matematika anak. Selain itu, memperkenalkan ritme, sajak, urutan / pola, dapat mengembangkan keterampilan spasial.

Itu adalah antara usia 1 hingga 4 ketika anak-anak mengembangkan kapasitas untuk memahami logika dan konsep matematika sehingga waktu yang lebih baik untuk memperkenalkan bahasa dan nada kepada anak Anda. Bicara, bicara, dan bicara dengan bayi Anda. Pengalaman dengan bahasa membantu membangun otak bayi.
Anak-anak perlu mendengar bahasa sejak lahir - jauh sebelum mereka dapat berbicara. Penelitian menemukan bahwa anak-anak kecil yang ibunya berbicara dengan mereka ketika mereka masih bayi memiliki kosakata yang lebih besar dan landasan yang kuat untuk komunikasi selanjutnya.

Berikan pengalaman bahasa yang kaya di mana anak Anda secara aktif berpartisipasi, ketika anak Anda tumbuh, tantang anak Anda dengan saling bercerita, mengajukan pertanyaan terbuka dan membaca dan menulis bersama. Nutrisi yang baik diperlukan untuk perkembangan otak dan tubuh, sebelum atau setelah kelahiran seorang di tahun-tahun awal.

Ungkapan “ASI adalah yang terbaik untuk bayi Anda” sangat relevan. ASI tetap menjadi sumber nutrisi cair yang sangat baik hingga usia balita. Ketika anak Anda tumbuh, kebutuhan gizinya akan berbeda.

Beberapa makanan khusus yang anak-anak harus makan lebih banyak untuk merangsang fungsi otak dan pertumbuhan adalah sayuran hijau, ikan (yaitu salmon yang merupakan sumber omega 3), kacang-kacangan, daging tanpa lemak, buah-buahan segar dan produk susu. Suplemen vitamin dan mineral juga dapat membantu.

Dan yang terakhir tapi tidak kalah pentingnya, jaga dirimu. Anak Anda membutuhkan perhatian orangtua yang penuh kasih, mengasuh, dan suportif yang akan membantunya memaksimalkan potensi penuhnya.

Posting Komentar untuk "Memelihara Perkembangan Otak | Maksimalkan Potensi Bayi Anda "